Gunung Muria: Kajian Geokimia Ungkap Risiko Vulkanik untuk Tapak PLTN Kajian terbaru dari Pusat Pengembangan Energi Nuklir BATAN mengungkapkan bahwa Gunung Muria, yang berjarak sekitar 25 km dari tapak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Muria di Ujung Lemahabang, memiliki sejarah geokimia yang kompleks namun saat ini dinilai non kapabel alias tidak berpotensi mengalami erupsi magmatik d…
Para peneliti Indonesia dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), dan Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil melakukan eksperimen penting terkait keselamatan reaktor nuklir. Penelitian ini berfokus pada analisis fluks kalor dan visualisasi fenomena didih film selama proses pendinginan pasca kecelakaan hilangnya air pendingin atau Loss of Coolant Accident…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) kembali menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap industri non-nuklir yang berpotensi menghasilkan TENORM (Technologically Enhanced Naturally Occurring Radioactive Materials). Industri seperti pertambangan minyak, gas, batubara, hingga pabrik papan gypsum, menurut laporan terbaru, dinilai mampu meningkatkan paparan radiasi di atas ambang batas normal…
Demi memperkuat keselamatan nuklir di Indonesia, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) tengah memfinalisasi Rancangan Peraturan Kepala tentang Dekomisioning Instalasi Nuklir Nonreaktor (INNR). Peraturan ini hadir untuk memperbarui aturan lama yang masih menggabungkan pengelolaan fasilitas medis, industri, penelitian, dan instalasi nuklir nonreaktor ke dalam satu payung hukum. Peraturan baru…
Sebuah kajian penting dari Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir BAPETEN menyoroti perlunya penerapan manajemen penuaan pada Instalasi Nuklir Non-Reaktor (INNR) di Indonesia. Saat ini, meski telah ada aturan manajemen penuaan untuk reaktor nuklir, belum ada regulasi spesifik yang mengatur INNR, padahal usia rata-rata instalasi ini sudah mencapai 20 tahun. …
Pusat Pengkajian Sistem Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), merilis kajian penting mengenai pembelajaran justifikasi pembangunan PLTN baru di Inggris sebagai referensi untuk Indonesia. Studi ini mengupas proses yang dilakukan Inggris dalam mengevaluasi jenis-jenis reaktor nuklir untuk pembangunan PLTN baru, dengan mempertimbangkan delapan kri…
Pemerintah Indonesia menunjukkan kesiapan serius dalam pengawasan pembangunan dan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Dalam kajian yang disusun oleh BAPETEN, dipaparkan bahwa Indonesia telah memiliki infrastruktur pengawasan yang mencakup badan pengawas, sistem legislasi, peraturan, perizinan, hingga inspeksi yang memadai untuk mendukung keberhasilan proyek PLTN. BAPETEN…
Potensi Uranium dan Thorium di Pasir Zirkon Kalteng: Ancaman Tersembunyi di Balik Eksportir Sukses Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatatkan lonjakan besar dalam ekspor pasir zirkon dari 2004 hingga 2008, dengan puncaknya lebih dari 800.000 ton pada 2008. Namun, di balik angka gemilang ini tersembunyi ancaman serius: kandungan uranium (U) dan thorium (Th) yang ikut terbawa dalam setiap ekspor.…
TRIGA 2000 Siap Dimodifikasi: Indonesia Gunakan Bahan Bakar Nuklir Produksi Dalam Negeri Bandung – Dalam upaya menjaga keberlanjutan operasional Reaktor TRIGA 2000 di Bandung, para peneliti dari BAPETEN dan Universitas Gadjah Mada mengusulkan modifikasi teras reaktor menggunakan bahan bakar jenis pelat produksi dalam negeri. Penelitian ini hadir di tengah menipisnya stok bahan bakar reakto…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) tengah mengintensifkan penerapan prinsip Good Governance dalam pengelolaan teknologi informasi (TI) sebagai strategi untuk mengoptimalkan pengawasan terhadap pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. Langkah ini dianggap penting guna menjamin transparansi, efisiensi, serta efektivitas pengawasan lembaga tersebut. Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Eko…