Dokumen ini menyediakan pedoman komprehensif untuk penanggulangan kedaruratan radiologi yang dirancang untuk pelaksana tanggap darurat di Indonesia. Pedoman ini didasarkan pada Undang-Undang No. 10 tahun 1997 tentang Ketenaganukliran dan peraturan terkait lainnya, yang menekankan pentingnya keselamatan, keamanan, dan kesehatan dalam pemanfaatan tenaga nuklir. Dalam situasi kedaruratan radiologi…
Bagi ibu hamil atau wanita yang menduga dirinya sedang mengandung, perhatian terhadap paparan radiasi medis sangat penting. Janin dalam kandungan memiliki sensitivitas tinggi terhadap radiasi, sehingga perlu langkah proteksi khusus agar tetap aman. Berdasarkan informasi dari Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), risiko paparan radiasi bergantung pada tahap kehamilan, jenis pemeriksaan, dan…
Laporan berjudul “Pengkajian Standar Keselamatan Tapak PLTN” ini membahas secara komprehensif aspek-aspek keselamatan dalam penentuan lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia. Kajian ini mencakup analisis berbagai faktor penting seperti topografi, geologi, seismologi, meteorologi, hingga dampak sosial-ekonomi yang berpengaruh terhadap keamanan dan kelayakan ta…
Kajian ini dilaksanakan berdasarkan permintaan dari unit kerja teknis DP2FRZR untuk menelaah danmengkaji profil skala usaha pada beberapa kegiatan berusaha di sektor ketenaganukliran di Indonesia. Hal ini dilandasi atas adanya arahan untuk meninjau ulang Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Dengan kajian ini, rekomendasi kebija…
Berdasarkan Pasal 44 dan 45 Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 2007 tentang Keselamatan Radiasi Pengion dan Keamanan Sumber Radioaktif, pemegang izin wajib melakukan verifikasi keselamatan, dan salah satu unsur verifikasi keselamatan adalah pengkajian keselamatan sumber. Kajian keselamatan sumber dalam implementasinya masih beragam di fasilitas, termasuk di fasilitas kesehatan, yaitu belum ad…
Tim peneliti dari Pusat Sains dan Teknologi Akselerator (PSTA) BATAN Yogyakarta dan Departemen Teknik Nuklir UGM tengah mengembangkan reaktor nuklir mini bernama CAMOLYP (Critical Assembly for Molybdenum-99 Isotope Production). Reaktor ini dirancang untuk memproduksi isotop medis Molibdenum-99 (Mo-99), bahan penting dalam dunia kedokteran nuklir yang semakin langka di dunia. Penelitian yan…
Sinergi Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah dengan Badan Pengawas Tenaga Nuklir dalam manajemen bencana nuklir. Gempa bumi yang diikuti tsunami di Fukushima Daiichi menghasilkan pemikiran terhadap manajemen bencana nuklir untuk dipahami dan diimplementasikan oleh semua pihak. Dalam Undang-Undang Penanggulangan Bencana, manajemen bencana merupakan tangg…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menegaskan pentingnya revisi Peraturan Kepala BAPETEN No. 8 Tahun 2008 tentang Ketentuan Keselamatan Manajemen Penuaan Reaktor Nondaya. Aturan yang sudah berlaku lebih dari 10 tahun itu dinilai perlu diperbarui agar sejalan dengan perkembangan regulasi nasional, standar internasional, serta kebutuhan pengawasan reaktor nuklir di masa depan. Dalam papa…
Berisi materi dasar teknologi reaktor daya (PLTN) yang berbeda dengan teknologi umum pada PLTU maupun PLTA. Perbedaan utama antara manajemen reaktor daya dan pada instalasi pembangkit daya konvensional adalah penekanan yang harus diberikan pada keselamatan nuklir, jaminan kualitas, manajemen limbah radioaktif dan proteksi radiasi, serta penyertaan persyaratan pengawasan secara nasional. (Jml)
Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) berbasis Thorium Molten Salt Reactor 500 (TMSR-500) yang ditawarkan PT ThorCon Indonesia mendapat perhatian serius dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN). Hasil kajian awal menunjukkan masih banyak aspek desain yang perlu diperjelas, terutama terkait keselamatan dan perlindungan radiasi. TMSR-500 merupakan reaktor jenis molten …