Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melalui Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (P2STPFRZR) merampungkan Laporan Telaah dan Evaluasi Justifikasi Pemanfaatan Sumber Radiasi Pengion Tahun 2025. Laporan ini menjadi rujukan penting dalam memastikan setiap penggunaan radiasi pengion di Indonesia benar-benar memberi manfaat lebih besar dibanding ri…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menegaskan komitmennya dalam melindungi pasien dari risiko paparan radiasi yang tidak perlu melalui penerbitan Rekomendasi Kebijakan Seminar Keselamatan Radiasi pada Paparan Medik (SEKARPADI) 2025. Dokumen ini menjadi bagian dari Seri Rekomendasi Kebijakan Tahun Anggaran 2025 yang disusun oleh Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Fasilitas Radi…
Upaya memperkuat keselamatan radiasi di Indonesia kembali ditegaskan melalui terbitnya Laporan Rekomendasi Kebijakan Analisis Kebutuhan Petugas Proteksi Radiasi (PPR) dan Lembaga Pelatihan. Dokumen ini menjadi langkah strategis dalam memastikan setiap pemanfaatan tenaga nuklir dan radiasi pengion didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dan tersertifikasi. Laporan tersebut mengkaji ke…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menerbitkan Buku Panduan Pemantauan Radiasi sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan petugas lapangan dalam mengawasi paparan radiasi di berbagai sektor. Panduan ini disusun oleh Direktorat Keteknikan dan Kesiapsiagaan Nuklir dan ditujukan bagi inspektur serta pihak terkait yang terlibat langsung dalam kegiatan pemantauan radiasi. Buku ini…
Penggunaan radiasi dalam berbagai bidang, seperti penelitian, industri, dan kesehatan, menuntut pengawasan keselamatan yang ketat. Salah satu upaya penting untuk memastikan keamanan tersebut adalah uji kebocoran sumber radiasi serta pemantauan lingkungan secara rutin, seperti yang dilakukan di Fasilitas Iradiator Dr. Mirzan T. Razzak. Sebuah kajian yang dipublikasikan dalam Jurnal Pengawasan…
Pemeriksaan rontgen dada (toraks PA) pada pasien obesitas kerap menghadapi dilema: meningkatkan paparan radiasi demi kualitas citra yang jelas, atau menurunkan dosis dengan risiko gambar menjadi kurang optimal. Fenomena ini dikenal sebagai dose creep dan masih sering terjadi di layanan radiologi. Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Jurnal Pengawasan Tenaga Nuklir (JUPETEN) edisi Des…
Pemeriksaan nyeri dada sering kali menjadi tantangan di layanan kesehatan karena bisa disebabkan oleh berbagai kondisi serius, mulai dari gangguan jantung, pembuluh darah paru, hingga aorta. Kabar baik datang dari dunia radiologi: sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa pemeriksaan CT Triple Rule-Out (CT TRO) kini dapat dilakukan dengan dosis radiasi yang jauh lebih rendah tanpa mengorbanka…
Upaya peningkatan keselamatan pasien kanker dalam terapi radiasi kini mendapat perhatian serius. Tim peneliti dari RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto, berhasil mengimplementasikan audit dosis radiasi eksternal berbasis Cobalt-60 untuk memastikan kepatuhan terhadap protokol terapi radiasi kanker. Dalam penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Pengawasan Tenaga Nuklir (Jupeten) edisi …
Peneliti dari RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto, menemukan bahwa pembatasan luas kolimasi pada pemeriksaan rontgen tulang belakang bagian bawah (vertebrae lumbal) secara signifikan mampu menurunkan dosis radiasi yang diterima pasien tanpa mengurangi kualitas citra medis. Dalam penelitian yang dipublikasikan pada Jurnal Pengawasan Tenaga Nuklir (Jupeten) edisi Desember 2025, Dita …
Tim peneliti dari RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso bersama Universitas Brawijaya menemukan bahwa dosis radiasi yang diterima pasien anak (pediatri) pada pemeriksaan CT Scan kepala masih lebih tinggi dibandingkan dengan batas acuan nasional maupun internasional. Penelitian ini dipublikasikan dalam Jurnal Pengawasan Tenaga Nuklir (Jupeten) Volume 5 Nomor 2, Desember 2025. Dalam studi yang meliba…