Reaktor Kartini didesain dengan daya maksimum 250 kilo watt, saat ini reaktor dioperasikan dengan daya maksimum 100 kilo watt. Reaktor ini digunakan untuk keperluan iradiasi, analisis aktivasi neutron (NAA), eksperimen dan latihan personil. Terdapat dua tipe bahan bakar nuklir yang digunakan di dalam reaktor Kartini yaitu tipe 104 dan tipe 204. Saat ini izin penggunaan bahan bakar nuklir yang d…
Telah dilakukan kajian tentang kualifikasi dan kompetensi dasar petugas Penghitung Teras Reaktor Non daya. Dalam pasal 6 ayat 1 Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 2 tahun 2014 tentang manajemen teras serta penanganan dan penyimpanan Bahan bakar reaktor nondaya dinyatakan bahwa dalam melaksanakan perhitungan teras reaktor nondaya pemegang izin harus menetapkan petugas yang melakukan perhitungan tera…
Telah dilakukan suatu tinjauan mengenai Strategi Reviu dan Penilaian Safety Case Reaktor Daya Eksperimental (RDE) sebagai upaya yang harus dipersiapkan untuk mengantisipasi adanya permohonan persetujuan desain oleh BATAN. Tinjauan ini dilakukan dengan beberapa tahapan dimulai pembentukan Tim Reviu dan Penilaian, proses reviu dan penilaian atas format dan isi dokumen safety case, proses reviu da…
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis lapisan air hangat di kolam reaktor serba guna G.A. Siwabessy dengan menggunakan program komputasi dinamika fluida yaitu FLUENT. Sistem lapisan air hangat merupakan salah satu sistem proteksi untuk mencegah bahaya paparan radiasi yang dibawa oleh pendingin primer yang telah teraktivasi agar tidak naik ke permukaan kolam sehingga dapat mengenai pek…
Pemilihan metode RCM (Relibility Centered Maintenance) pada sistem pendingin primer pada Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy terkait fungsinya sebagai pendingin utama reaktor, yaitu menjamin sistem pendingin teras berada dalam batas operasi yang diijinkan selama reaktor beroperasi. Metode RCM adalah salah satu upaya untuk meminimalkan kebolehjadian kegagalan (failure) pada komponen, supaya reakto…
Dokumen ini merupakan bahan presentasi yang disampaikan oleh Deputi Pengkajian Keselamatan Nuklir, Dra. Dahlia C. Sinaga, M.T., dalam webinar kebijakan pengawasan pembangunan PLTN pada 15 September 2020. Presentasi ini membahas secara komprehensif mengenai kerangka perizinan untuk Reaktor Daya atau Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia yang diatur berdasarkan Undang-Undang Nomor …
Dalam pembangunan reaktor daya dengan desain baru, vendor reaktor daya berpotensi menghadapi ketidakpastian dalam proses perizinannya yang dapat mengakibatkan gagal dibangunnya reaktor yang direncanakan. Untuk mengatasi ketidakpastian perizinan bagi reaktor dengan desain baru dapat dipertimbangkan untuk mengimplementasikan pre-licensing dalam sistema perizinan reaktor daya. Telah dilakukan tinj…
PLTN Terapung mempunyai potensi besar untuk dikembangkan karena mempunyai banyak manfaat dan kegunaan. Salah satu manfaat PLTN Terapung adalah dapat digunakan untuk mensuplai kebutuhan energi listrik serta desalinasi air laut. PLTN Terapung selain untuk desalinasi juga dapat digunakan sebagai sumber energi untuk eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas yang ada di perairan lepas. PLTN terapung…
Keselamatan reaktor nuklir kembali menjadi sorotan utama dalam penelitian bersama antara BAPETEN dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Melalui studi bertajuk “Assessment of Safety Provision on Design of the Reactor Cooling System and Associated Systems (RCSAS) in Nuclear Power Plants”, para peneliti menyoroti pentingnya rancangan sistem pendingin reaktor yang memenuhi standar keselamatan inter…
Tim peneliti dari Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) berhasil membuktikan bahwa desain reaktor Thorium Molten Salt Reactor (TMSR-500) memiliki tingkat keselamatan tinggi. Hasil penelitian yang dipresentasikan dalam Seminar Keselamatan Nuklir Nasional (SKN) 2020 ini menunjukkan bahwa reaktor generasi IV tersebut beroperasi secara stabil dengan koefisien re…