Keamanan fasilitas nuklir adalah kriteria penting dalam pemilihan tapak serta dalam menetapkan konfigurasi instalasi dan prosedur operasional. Secara utama, keamanan instalasi dipastikan melalui fitur yang akan dibangun dalam kekuatan struktur, konfigurasi sistem dan tata letak bangunan, serta sistem penghalang dan sistem keamanan yang ditetapkan untuk membatasi akses ke dalam instalasi nuklir.…
Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) sebagai langkah awal menuju pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Tanah Air. Kajian ini merupakan bagian penting dari upaya memastikan pembangunan berkelanjutan yang mengutamakan perlindungan lingkungan, kesejahteraan sosial, dan pertumbuhan ekonomi yang seimbang. KLHS ini dilaksanakan berda…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) merilis laporan hasil kajian Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) untuk calon tapak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Kalimantan Barat. Kajian ini merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko seismik terhadap keselamatan pengoperasian instalasi nuklir di tengah rencana pengembangan energi nuklir nasional. Laporan yang disusun oleh Pusat …
Dalam langkah strategis menuju target Net Zero Emission (NZE) 2060, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) resmi merilis Laporan Rekomendasi Teknis Daya Dukung Lingkungan dan Tata Ruang Tapak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Dokumen penting ini menjadi acuan awal dalam menentukan tapak ideal PLTN serta memastikan pembangunan energi nuklir sejalan dengan prinsip keselamatan dan kelestari…
Pentingnya Jaminan Mutu dalam Evaluasi Tapak PLTN untuk Keamanan dan Keberlanjutan Dalam upaya memastikan keamanan dan keberlanjutan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menekankan pentingnya pengawasan jaminan mutu dalam penyelidikan geoteknik pada evaluasi tapak PLTN. Evaluasi tapak merupakan tahap krusial dalam proses perizinan PLTN, sebagaima…
Gunung Muria: Kajian Geokimia Ungkap Risiko Vulkanik untuk Tapak PLTN Kajian terbaru dari Pusat Pengembangan Energi Nuklir BATAN mengungkapkan bahwa Gunung Muria, yang berjarak sekitar 25 km dari tapak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Muria di Ujung Lemahabang, memiliki sejarah geokimia yang kompleks namun saat ini dinilai non kapabel alias tidak berpotensi mengalami erupsi magmatik d…
Ancaman tsunami sebagai dampak fenomena alam ekstrem menjadi sorotan serius dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia. Melalui kajian mendalam yang dilakukan oleh Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir BAPETEN, disoroti pentingnya penyesuaian terhadap standar internasional IAEA DS 417 guna menjamin keselamatan PLTN di lokasi rawa…