Sebuah penelitian terbaru dalam bidang keselamatan nuklir telah berhasil mengembangkan metode estimasi paparan radiasi neutron selama kalibrasi surveymeter neutron di dalam bunker. Penelitian ini dilakukan menggunakan simulasi Particle and Heavy Ions Transport System (PHITS) versi 3.17 dan berfokus pada penggunaan sumber radiasi 241Am-Be sebagai referensi utama. Dalam seminar Keselamatan Nuk…
Pemerintah Indonesia terus memperketat pengawasan terhadap pangan impor asal Jepang setelah kecelakaan nuklir di PLTN Fukushima I pada 11 Maret 2011. Radionuklida yang dilepaskan dari insiden tersebut berpotensi mencemari atmosfer, lautan, dan lahan pertanian, sehingga mempengaruhi produk pangan yang diimpor ke Indonesia. Dalam rangka melindungi masyarakat, berbagai regulasi telah diterapkan…
Fasilitas Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS) telah melaksanakan Program Keandalan Manusia (PKM) sejak tahun 2018 sebagai langkah penting menjaga keselamatan dan keamanan nuklir nasional. Program ini menjadi implementasi dari Peraturan Pemerintah No. 54 Tahun 2012 dan Peraturan Kepala Bapeten No. 1 Tahun 2009 terkait sistem proteksi fisik instalasi nuklir. PKM dirancang untuk memas…
Penelitian terbaru yang dipresentasikan dalam Seminar Keselamatan Nuklir 2024 mengungkapkan bahwa tingkat radiasi yang diterima pasien anak saat pemeriksaan thorax di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja berada dalam batas aman. Studi yang dilakukan oleh Alifia Rafika Putri dan Oktarina Damayanti dari Politeknik Al Islam Bandung ini menyoroti pentingnya penerapan prinsip As Low As Reasonably Ach…
Dalam upaya mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) mengambil inisiatif untuk mengoordinasikan penyusunan kebijakan calon tapak PLTN. Hal ini dilakukan karena belum ada lembaga yang secara khusus bertugas menyusun dokumen Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) untuk proyek strategis nasional ini. Berdasarkan seminar ya…
Kajian terbaru dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap bahwa standar lama penentuan tapak reaktor nuklir di Indonesia, yakni SNI 18-2034-1990, dinilai tidak lagi relevan dengan kondisi saat ini. Hal ini menimbulkan kebutuhan mendesak untuk memperbarui regulasi agar pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) lebih aman, terutama dari risiko kegempaan. Dalam studi ya…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menegaskan pentingnya penerapan graded approach dalam desain keselamatan reaktor riset. Pendekatan ini menyesuaikan tingkat persyaratan keselamatan dengan potensi bahaya dari masing-masing reaktor, sebagaimana direkomendasikan oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA). Konsep graded approach memungkinkan adanya fleksibilitas dalam mengelola keselama…
Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) memiliki mandat untuk menetapkan standar keselamatan guna melindungi kesehatan, jiwa, dan properti dari risiko nuklir dan radiasi. Sejak pertengahan 1990-an, program standar keselamatan IAEA mengalami pembaruan besar sehingga menghasilkan standar berkualitas tinggi yang mencerminkan praktik terbaik negara anggota. Standar ini hanya efektif jika diterapkan …
This Safety Guide provides a risk based ranking of radioactive sources and practices in five categories. The categorization system is based on a logical and transparent method that provides the flexibility for it to be applied in a wide range of circumstances. On the basis of this categorization, risk informed decisions can be made in a graded approach to the regulatory control of radioactive s…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) tengah menyiapkan peraturan baru yang mengatur desain instalasi nuklir agar lebih tangguh terhadap gempa bumi. Langkah ini diambil menyusul hasil kajian teknis yang memadukan dua dokumen internasional dari IAEA, yaitu Seismic Design for Nuclear Installations (SSG-67) dan Evaluation of Seismic Safety for Nuclear Installations (DS522), guna menghasilkan regu…