Kecelakaan di PLTN Fukushima Daiichi pada 11 Maret 2011 bukan sekadar krisis teknologi, melainkan krisis kepercayaan publik. Dalam konteks itulah pemerintah Jepang menerbitkan BOOKLET to Provide Basic Information Regarding Health Effects of Radiation: Vol. 2 – Accident at TEPCO’s Fukushima Daiichi NPS and Thereafter (Initiatives by Ministries and Agencies). Buku ini menjadi dokumen resmi ya…
Di tengah ingatan panjang dunia terhadap tragedi nuklir, kehadiran buku Basic Knowledge and Health Effects of Radiation Vol. 1 menjadi ikhtiar serius Pemerintah Jepang untuk menjembatani sains dan kegelisahan publik. Diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Jepang bersama National Institutes for Quantum Science and Technology, buku ini lahir dari kebutuhan mendesak pascakecelakaan PLTN Fuk…
Dokumen ini menyajikan laporan mendalam mengenai upaya Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dalam mentransformasi standar layanan publik mereka melalui survei kepuasan pelanggan yang komprehensif. Sebagai lembaga non-profit yang memikul tanggung jawab krusial dalam pengawasan tenaga nuklir di Indonesia, BAPETEN berupaya menjawab tantangan globalisasi dengan memperkuat etos kerja profesional, …
Dokumen ini membahas pentingnya pengelolaan sumber radioaktif secara aman untuk mencegah kecelakaan yang berpotensi menimbulkan dampak fatal, baik bagi manusia, lingkungan, maupun perekonomian. Latar belakangnya berangkat dari berbagai kasus kecelakaan radiasi, termasuk tragedi Goiânia 1985 dan peristiwa 11 September 2001, yang menegaskan urgensi aspek keamanan dalam pemanfaatan teknologi nukl…
Buku modul pelatihan ini disusun oleh BAPETEN sebagai panduan strategis dalam memahami dan menerapkan aspek keamanan sumber radioaktif. Berangkat dari pengalaman kecelakaan radiasi di berbagai negara termasuk insiden tragis di Goiânia, Brasil (1985) dan peristiwa 11 September 2001 materi ini menekankan pentingnya sistem keamanan yang ketat dalam pengelolaan, penggunaan, hingga penyimpanan sumb…
Dokumen ini mengulas urgensi penetapan standar pengawasan terhadap sumber radioaktif dan limbahnya di Indonesia guna memastikan keamanan lingkungan dari paparan radiasi yang tidak terkendali. Melalui kajian mendalam yang dilakukan oleh BAPETEN pada tahun 2005, fokus utama diarahkan pada perumusan tingkat klierens (clearance level) untuk limbah padat sebagai kelanjutan dari regulasi limbah cair …
Di tengah bayang-bayang ancaman terorisme global pasca tragedi WTC 2001, tulisan Martua Sinaga ini mengungkap urgensi krusial di balik pengawasan ketat sumber radioaktif agar tidak jatuh ke tangan yang salah. Penulis menyoroti risiko nyata "bom kotor" senjata konvensional berbahan radioaktif yang mampu memicu bencana radiasi, kontaminasi massal, hingga guncangan ekonomi nasional. Melalui ana…
Laporan ini membahas tentang NORM dan TENORM, yaitu materi radioaktif yang secara alami ada di sekitar kita namun konsentrasinya meningkat secara signifikan akibat aktivitas industri manusia. Mulai dari pertambangan logam, produksi minyak dan gas, hingga pabrik pupuk, berbagai kegiatan ini tanpa disadari melepaskan radionuklida berbahaya seperti Uranium dan Torium dalam bentuk limbah padat maup…
Dibuat di tengah tantangan adaptasi standar internasional, pengkajian ini menelisik kesiapan fasilitas radioterapi di Indonesia dalam menyongsong regulasi BSS-115 dari IAEA. Dengan temuan mengejutkan bahwa hampir separuh dari rumah sakit yang disurvei belum memenuhi standar proteksi radiasi yang ketat, dokumen ini hadir sebagai kompas teknis bagi BAPETEN untuk memperkuat sistem pengawasan nasio…
Laporan ini menyajikan kajian strategis BAPETEN dalam menjaga standar keselamatan nuklir di Indonesia melalui dua isu krusial: masa depan penggunaan kamera radiografi industri Tech-Ops Model 660 series pasca-berakhirnya sertifikasi pabrikan pada 2013, serta investigasi mendalam terhadap potensi kandungan zat radioaktif pada penambangan pasir besi di pesisir pantai selatan Sukabumi. Berawal dari…