Buku modul pelatihan ini disusun oleh BAPETEN sebagai panduan strategis dalam memahami dan menerapkan aspek keamanan sumber radioaktif. Berangkat dari pengalaman kecelakaan radiasi di berbagai negara termasuk insiden tragis di Goiânia, Brasil (1985) dan peristiwa 11 September 2001 materi ini menekankan pentingnya sistem keamanan yang ketat dalam pengelolaan, penggunaan, hingga penyimpanan sumb…
Dokumen ini mengulas urgensi penetapan standar pengawasan terhadap sumber radioaktif dan limbahnya di Indonesia guna memastikan keamanan lingkungan dari paparan radiasi yang tidak terkendali. Melalui kajian mendalam yang dilakukan oleh BAPETEN pada tahun 2005, fokus utama diarahkan pada perumusan tingkat klierens (clearance level) untuk limbah padat sebagai kelanjutan dari regulasi limbah cair …
Di tengah bayang-bayang ancaman terorisme global pasca tragedi WTC 2001, tulisan Martua Sinaga ini mengungkap urgensi krusial di balik pengawasan ketat sumber radioaktif agar tidak jatuh ke tangan yang salah. Penulis menyoroti risiko nyata "bom kotor" senjata konvensional berbahan radioaktif yang mampu memicu bencana radiasi, kontaminasi massal, hingga guncangan ekonomi nasional. Melalui ana…
Laporan ini membahas tentang NORM dan TENORM, yaitu materi radioaktif yang secara alami ada di sekitar kita namun konsentrasinya meningkat secara signifikan akibat aktivitas industri manusia. Mulai dari pertambangan logam, produksi minyak dan gas, hingga pabrik pupuk, berbagai kegiatan ini tanpa disadari melepaskan radionuklida berbahaya seperti Uranium dan Torium dalam bentuk limbah padat maup…
Dibuat di tengah tantangan adaptasi standar internasional, pengkajian ini menelisik kesiapan fasilitas radioterapi di Indonesia dalam menyongsong regulasi BSS-115 dari IAEA. Dengan temuan mengejutkan bahwa hampir separuh dari rumah sakit yang disurvei belum memenuhi standar proteksi radiasi yang ketat, dokumen ini hadir sebagai kompas teknis bagi BAPETEN untuk memperkuat sistem pengawasan nasio…
Laporan ini menyajikan kajian strategis BAPETEN dalam menjaga standar keselamatan nuklir di Indonesia melalui dua isu krusial: masa depan penggunaan kamera radiografi industri Tech-Ops Model 660 series pasca-berakhirnya sertifikasi pabrikan pada 2013, serta investigasi mendalam terhadap potensi kandungan zat radioaktif pada penambangan pasir besi di pesisir pantai selatan Sukabumi. Berawal dari…
Dokumen ini merupakan laporan kajian teknis dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) yang membahas dilema implementasi standar spesifikasi pesawat sinar-X pasca diberlakukannya Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 8 Tahun 2011. Fokus utama kajian ini adalah mengevaluasi penggunaan pesawat sinar-X dengan kuat arus rendah (di bawah 50 mA) yang secara regulasi seharusnya dilarang untuk pemeriksaan ru…
Dokumen ini merupakan sebuah kajian strategis yang disusun oleh BAPETEN untuk memperkuat pengawasan keselamatan nuklir di Indonesia dengan menyelaraskan regulasi nasional terhadap standar global terkini. Melalui tinjauan mendalam terhadap draf panduan keselamatan IAEA—mulai dari penanganan darurat radiologi hingga pengangkutan material aman—kajian ini mensinergikan keahlian para pakar inter…
Dokumen ini merupakan bagian dari buku instruktur untuk pelatihan petugas garis depan (Front Line Officer / FLO) yang diselenggarakan oleh IAEA pada September 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petugas garis depan dalam mendeteksi nuklir dan bahan radioaktif lainnya yang berada di luar pengendalian regulasi (out of regulatory control). Materi…
Dokumen ini merupakan bahan pelatihan dari Kursus 1 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 4-8 September 2017. Materi ini membahas pentingnya persiapan efektif dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pelatihan. Tujuan utama dokumen adalah mengidentifikasi bahan dokumentasi kursus yang diperlukan untuk merencanakan dan menyediakan sumber daya pelatihan, serta mendaftar semua …