Penelitian terbaru yang dipresentasikan dalam Seminar Keselamatan Nuklir 2024 mengungkapkan bahwa tingkat radiasi yang diterima pasien anak saat pemeriksaan thorax di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja berada dalam batas aman. Studi yang dilakukan oleh Alifia Rafika Putri dan Oktarina Damayanti dari Politeknik Al Islam Bandung ini menyoroti pentingnya penerapan prinsip As Low As Reasonably Ach…
Terdiri dari materi Peraturan Perundang-undangan ketenaganukliran; dan Fungsi organisasi Proteksi Radiasi. (Jml)
Buku ini membahas penerapan budaya keselamatan dalam pemanfaatan tenaga nuklir, dengan fokus pada regulasi, prinsip keselamatan, serta tanggung jawab lembaga maupun individu. Keselamatan merupakan aspek paling penting dalam setiap aktivitas nuklir, sehingga setiap negara memiliki badan pengawas (regulatory body) untuk memastikan penggunaan tenaga nuklir sesuai aturan yang berlaku. Dalam konteks…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) terus berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penerapan analisis jabatan yang lebih terstruktur. Langkah ini dinilai penting untuk mendukung misi pengawasan ketenaganukliran serta mewujudkan Indonesia Maju 2045. Analisis jabatan berfungsi untuk memastikan setiap pegawai menempati posisi sesuai kompetensi, minat, serta kebutuha…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menegaskan pentingnya penerapan graded approach dalam desain keselamatan reaktor riset. Pendekatan ini menyesuaikan tingkat persyaratan keselamatan dengan potensi bahaya dari masing-masing reaktor, sebagaimana direkomendasikan oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA). Konsep graded approach memungkinkan adanya fleksibilitas dalam mengelola keselama…
IAEA memiliki fungsi utama untuk menetapkan standar keselamatan dalam penggunaan energi nuklir secara damai guna melindungi kesehatan, kehidupan, dan properti. Standar ini disusun melalui berbagai komite ahli (CSS, NUSSC, RASSC, TRANSSC, WASSC) dengan partisipasi luas dari negara anggota, dan dikaji secara internasional sebelum disahkan. Meskipun tidak bersifat mengikat secara hukum bagi neg…
Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) memiliki mandat untuk menetapkan standar keselamatan guna melindungi kesehatan, jiwa, dan properti dari risiko nuklir dan radiasi. Sejak pertengahan 1990-an, program standar keselamatan IAEA mengalami pembaruan besar sehingga menghasilkan standar berkualitas tinggi yang mencerminkan praktik terbaik negara anggota. Standar ini hanya efektif jika diterapkan …
This Safety Guide provides a risk based ranking of radioactive sources and practices in five categories. The categorization system is based on a logical and transparent method that provides the flexibility for it to be applied in a wide range of circumstances. On the basis of this categorization, risk informed decisions can be made in a graded approach to the regulatory control of radioactive s…
Pemanfaatan tenaga nuklir dinilai mampu menjadi salah satu solusi strategis Indonesia dalam mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) yang memicu perubahan iklim. Kajian yang dipaparkan pada Prosiding Seminar Keselamatan Nuklir 2022 menegaskan bahwa energi nuklir memiliki faktor emisi yang jauh lebih rendah dibandingkan pembangkit berbahan bakar fosil seperti batubara, dengan rata-rata hanya 15–2…
Indonesia, sebagai negara dengan potensi panas bumi terbesar kedua di dunia, tengah gencar mengembangkan energi terbarukan untuk menekan emisi gas rumah kaca. Namun, kajian terbaru yang dipresentasikan dalam Prosiding Seminar Keselamatan Nuklir 2022 mengungkap bahwa pemanfaatan panas bumi berpotensi menghasilkan Naturally Occurring Radioactive Material (NORM) atau zat radioaktif yang terbentuk …