CT Scan merupakan salah satu pemeriksaan pencitraan medis yang paling sering digunakan, tetapi juga memiliki risiko radiasi yang perlu diperhatikan. Untuk melindungi pasien, terdapat beberapa pedoman penting yang harus diikuti oleh tenaga medis dan pasien sendiri. 1. Lakukan Pemindaian Hanya Jika Diperlukan Tidak semua pemeriksaan memerlukan CT Scan. Dokter harus memastikan bahwa pemindaian…
Proteksi radiasi bagi anak-anak saat menjalani prosedur medis intervensional menjadi perhatian utama para tenaga medis. Pasalnya, jaringan tubuh anak yang masih berkembang lebih rentan terhadap paparan radiasi dibandingkan orang dewasa. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melalui Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (P2STPFRZR) mengeluarkan…
Dokumen ini merupakan materi dari Workshop Proteksi Radiasi Radiologi Intervensional yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 4 dan 6 November 2015. Workshop ini membahas perkembangan pesat radiologi intervensional serta risiko radiasi yang menyertainya, baik bagi pasien maupun staf medis (dokter, radiografer, dan perawat). Materi diawali dengan sejarah singkat radiologi intervensional y…
Dokumen ini merupakan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang mengadopsi dari ISO 2919:1999 (E) tentang proteksi radiasi untuk sumber radioaktif tertutup. Standar ini disusun oleh Panitia Teknik Nasional 85S BSN bidang Instalasi dan Keselamatan Nuklir melalui rapat konsensus yang melibatkan unsur pemerintah, ilmuwan, pengguna, dan produsen. Latar belakang penyusunan standar ini adalah meningkatny…
Dokumen berjudul "Pedoman Umum Optimisasi Proteksi Radiasi untuk Pengendalian Paparan Kerja" yang diterbitkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) pada Desember 2013 ini bertujuan untuk memberikan acuan dan panduan teknis bagi para pemegang izin dan pemangku kepentingan (stakeholder) dalam menerapkan prinsip optimisasi proteksi radiasi. Pedoman ini bersifat umum dan berlaku secara nasion…
Peningkatan pemanfaatan pesawat sinar-X dalam radiologi diagnostik dan intervensional menuntut penguatan aspek proteksi dan keselamatan radiasi pasien. Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2007 dan Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 9 Tahun 2011 mewajibkan penerapan Tingkat Panduan Paparan Medik (TPPM) serta pelaksanaan uji kesesuaian pesawat sinar-X sebagai upaya optimalisasi proteksi pasien. Artik…
Dokumen ini merupakan bagian lanjutan dari Program Jaminan Mutu Mesin Berkas Elektron (MBE) 350 keV/10 mA yang memuat pengaturan lebih rinci mengenai mekanisme pengendalian operasional, pelaksanaan perawatan, serta sistem pengawasan internal terhadap kinerja peralatan. Di dalamnya dijelaskan pembagian tanggung jawab personel, alur dokumentasi kegiatan, serta prosedur identifikasi dan penanganan…
Upaya memperkuat keselamatan radiasi di Indonesia kembali ditegaskan melalui terbitnya Laporan Rekomendasi Kebijakan Analisis Kebutuhan Petugas Proteksi Radiasi (PPR) dan Lembaga Pelatihan. Dokumen ini menjadi langkah strategis dalam memastikan setiap pemanfaatan tenaga nuklir dan radiasi pengion didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dan tersertifikasi. Laporan tersebut mengkaji ke…
Dokumen ini merupakan Kata Pengantar yang membahas penggunaan radiografi, salah satu metode pemeriksaan yang sangat penting dan akurat dalam dunia industri, menghasilkan bukti kualitas suatu bahan atau hasil lahan melalui film radiografi yang didokumentasikan. Namun, di balik manfaatnya, tak dapat dipungkiri bahwa teknik radiografi juga melibatkan penggunaan zat radioaktif yang sangat berbahaya…
Radon adalah gas radioaktif yang tidak berbau, berwarna, dan berasa. Radon dipancarkan sebagai hasil peluruhan radioaktif alami uranium yang dapat dijumpai di semua jenis batuan dan tanah, dan juga ditemukan di air. Radon dapat memasuki bangunan melalui retakan di lantai atau sambungan lantai-dinding, celah di sekitar pipa atau kabel, pori-pori kecil di dinding blok berongga, dinding berlubang,…