Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Jurnal Pengawasan Tenaga Nuklir Volume 4, Nomor 2, Desember 2024, mengungkapkan pengembangan metode inovatif untuk mendeteksi kontaminasi radiasi 131I di organ tiroid staf kedokteran nuklir. Penelitian ini memperkenalkan teknik kalibrasi surveimeter menggunakan fantom antropomorfik tiroid berbasis 3D printing, sebuah terobosan untuk mempercepat dan meni…
Selama pandemi COVID-19, fasilitas kedokteran nuklir di Indonesia menerapkan prosedur keselamatan ekstra ketat guna melindungi pasien dan tenaga medis dari paparan virus. Penelitian yang dilakukan oleh Anita Nur Mayani dari STIKES Guna Bangsa Yogyakarta ini menyoroti pentingnya penerapan protokol ganda — keselamatan radiasi sekaligus pencegahan infeksi COVID-19 — di setiap tahap pelayanan m…
PPT Ini tentang definisi kedokteran nuklir, jenis dan karakteristik sumber radiasi terbuka, produksi radiofarmaka. Kemudian terkait sistem keselamatan dan desain fasilitas kedokteran nuklir. Selain itu, membahas tentang potensi bahaya radiasi pada fasilitas kedokteran nuklir serta penanganan keadaan darurat & dekontaminasi. Pokok bahasa lain terkait pengelolaan limbah radioaktif. Daftar isi…
Pedoman teknis ini penting untuk dibuat dan disediakan untuk fasilitas kedokteran nuklir dalam mengelola limbah radioaktif yang ditimbulkan dari penggunaan zat radioaktif dalam layanan kedokteran nuklir. Pedoman teknis ini memuat panduan dan rekomendasi mengenai praktik pengelolaan limbah radioaktif di fasilitas kedokteran nuklir yang sesuai dengan regulasi dan persyaratan keselamatan radias…
Bagi ibu hamil atau wanita yang menduga dirinya sedang mengandung, perhatian terhadap paparan radiasi medis sangat penting. Janin dalam kandungan memiliki sensitivitas tinggi terhadap radiasi, sehingga perlu langkah proteksi khusus agar tetap aman. Berdasarkan informasi dari Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), risiko paparan radiasi bergantung pada tahap kehamilan, jenis pemeriksaan, dan…
Kedokteran nuklir menggunakan zat radioaktif terbuka yang diaplikasikan ke dalam tubuh pasien, sehingga selain berpotensi memberikan unnecessary exposure bagi pasien juga memiliki potensi risiko bagi pekerja, masyarakat dan lingkungan (melalui kontaminasi dan paparan radiasi dari pasien saat pasien tersebut telah dipulangkan). Hingga saat ini ketentuan dan tata laksana rilis pasien kedokteran n…
Penelitian terbaru di Instalasi Kedokteran Nuklir RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung mengungkap bahwa pemberian dosis radiofarmaka 99mTc-MDP berdasarkan berat badan pasien dapat menghasilkan pencitraan medis yang optimal dengan paparan radiasi minimal. Dalam studi yang melibatkan 48 pasien, para peneliti menemukan bahwa sebanyak 69% dari pasien memperoleh kualitas gambar bone scan yang memenuhi …
Paparan radiasi beta dan gama di instalasi kedokteran nuklir menjadi perhatian serius bagi tenaga medis dan peneliti. Sebuah studi yang dilakukan di salah satu rumah sakit di Jakarta mengungkap bahwa beberapa ruangan memiliki tingkat radiasi yang melebihi batas aman yang ditetapkan oleh BAPETEN. Penelitian ini mengukur dosis ekuivalen terarah H’(0,07) dan dosis ekuivalen ambien H*(10) deng…
RSUP Dr. Kariadi kini mengembangkan sebuah aplikasi berbasis Android bernama "Si Mbah KeCE Kariadi" untuk mengelola limbah radioaktif secara lebih aman dan efisien. Aplikasi ini dirancang untuk membantu memprediksi waktu rilis limbah radioaktif sebelum disalurkan ke bagian sanitasi rumah sakit. Limbah radioaktif merupakan hasil dari pemanfaatan zat radioaktif dalam prosedur diagnostik dan te…
RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta telah berhasil menerapkan Indonesian Diagnostic Reference Level (I-DRL) di bidang kedokteran nuklir sejak tahun 2022. Penerapan I-DRL ini bertujuan untuk meningkatkan perlindungan terhadap paparan radiasi pada pasien sekaligus memastikan kualitas citra diagnostik tetap optimal. I-DRL yang dikeluarkan oleh BAPETEN pada November 2022 menjadi pedoman utama dalam pengen…