The practice of regulatory culture in a nuclear energy regulatory agency (BAPETEN) is very important to keep up its competence, effectiveness, and credibility. In the 2018-2020 periods, BAPETEN cooperates with the Faculty of Psychology of Gadjah Mada University conducted a study to develop a regulatory culture for BAPETEN, including relevant organizational values and the needed Regulatory Cultu…
Dokumen ini menjelaskan kerangka regulasi keamanan nuklir di Indonesia yang dikelola oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN). Pembahasan meliputi dasar hukum, proses perizinan, mekanisme inspeksi dan penegakan hukum, serta upaya penanganan bahan nuklir yang berada di luar pengawasan regulasi. Landasan hukum utama berasal dari Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran yang d…
Sesuai Peraturan Pemerintah No. 2 tahun 2014 mengenai Perizinan Instalasi Nuklir dan Pemanfaatan Bahan Nuklir, proses pengadaan merupakan kegiatan yang berada dalam tahap izin konstruksi. Pengadaan Struktur, Sistem dan Komponen (SSK) memegang peran penting dalam mengaplikasikan informasi desain yang terlah ditetapkan desainer nuklir dan ditetapkan kelas klasifikasi SSK ke dalam bentuk fisik bai…
Telah dilakukan suatu kajian untuk mengembangkan kebijakan pengawasan ketenaganukliran dalam menghadapi era Industri 4.0. Kajian ini sangat perlu untuk dilakukan guna menunjang kebijakan perindustrian nasional yang diharapkan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, dengan tetap menjamin aspek keselamatan, keamanan dan seifgard. Metode yang digunakan dalam kajian ini bersifat analitik,…
Telah dilakukan suatu kajian mengenai tantangan-tantangan yang mungkin akan dihadapi dalam proses perizinan PLTN bedasarkan Peraturan Pemerintah No. 2 Tahun 2014 tentang Perizinan Instalasi Nuklir dan Pemanfaatan Bahan Nuklir. Hal ini perlu untuk dilakukan karena dalam beberapa tahun terakhir terdapat beberapa pengajuan usul pembangunan PLTN di Indonesia. BAPETEN bahkan telah menerbitkan izin t…
Telah dilakukan suatu kajian yang membandingkan standar sistem manajemen berdasarkan standar IAEA GSR Part 2 dengan ISO 9001:2015 di bidang ketenaganukliran di Indonesia. Studi ini perlu dilakukan karena GSR Part 2, sebagai salah satu standar IAEA mengenai persyaratan umum keselamatan, akan diadapsi menjadi peraturan perundangundangan nasional oleh negara-negara anggotanya, termasuk Indonesia. …
Pemerintah Indonesia telah mengesahkan dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2014 tentang Ratifikasi International Convention for the Suppression of Acts of Nuclear Terrorism (Konvensi Internasional Penanggulangan Tindakan Terorisme Nuklir) pada tanggal 30 September 2014. Undang-undang ini memiliki 2 (dua) tujuan besar, yaitu mengkriminalisasi kepemilikan atau penggunaan zat radioaktif untuk mela…
Antologi ini merupakan buku bunga rampai dari kumpulan kajian perawatan instalasi nuklir untuk mendukung peraturan dan perizinan. Perawatan dipertimbangkan sebagai keseluruhan tindakan untuk mencegah degradasi atau kegagalan struktur, sistem, atau komponen, serta tindakan yang memulihkan Struktur, Sistem, dan Komponen (SSK) dengan segera terhadap fungsi SSK yang menga…
Standards and technical documents on Nuclear Safety Culture have been intensively developed by the IAEA since the nuclear accident at Chernobyl NPP in 1986. The concept of Culture which is integrated with nuclear safety, leadership and management systems has been stipulated for Indonesia in the 1997 Law on Nuclear Energy. The development of the concept of Nuclear Safety Culture and its regulati…
Dalam upaya memperkuat keselamatan di instalasi nuklir di Indonesia, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) telah mengembangkan perangkat penilaian mandiri budaya keselamatan. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan metode penilaian yang terdokumentasi dan menyeluruh, sesuai dengan amanat undang-undang dan standar keselamatan internasional. Perangkat ini melibatkan empat metode utama: surv…