Dokumen ini merupakan bagian dari sebuah perangkat (Kit) yang dikembangkan untuk membantu negara dalam menyusun undang-undang di bidang keamanan nuklir. Penyusunannya didukung oleh VERTIC serta pendanaan dari Kanada, Inggris, dan Swiss, dan diumumkan dalam Nuclear Security Summit (NSS) tahun 2012 dan 2014. Isi dokumen mencakup: Pendahuluan: Latar belakang dan struktur perangkat. Rancan…
Publikasi IAEA Services Series No. 29 ini menyediakan panduan komprehensif mengenai pelaksanaan Misi Layanan Penasihat Perlindungan Fisik Internasional (International Physical Protection Advisory Service/IPPAS). IPPAS adalah program utama IAEA yang dirancang untuk membantu Negara Anggota, atas permintaan mereka, dalam menetapkan dan mempertahankan rezim keamanan nuklir nasional yang efektif. Mi…
Prosiding Seminar Keselamatan Nuklir (SKN) 2012 diterbitkan sebagai dokumentasi ilmiah atas penyelenggaraan seminar yang berlangsung pada 4 Juli 2012 di Jakarta. Kegiatan yang diselenggarakan oleh BAPETEN ini merupakan forum rutin untuk memfasilitasi pertukaran informasi dan penguatan peran pengawasan dalam pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia, khususnya dalam konteks persiapan pembangunan PL…
Makalah yang disajikan dalam prosiding ini dibagi menjadi pemakalah oral dan poster sesuai kelompok sebagai berikut: a. Keselamatan dan Pengawasan FRZR (Kesehatan, Industri, Penelitian, Lingkungan), dan Keamanan Sumber Radioaktif. b. Keselamatan dan Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir (Reaktor Daya, Reaktor Riset, Penambahan Bahan Nuklir, Proses dan Pemanfaatan Bahan Nuklir, Pengelolaan Lim…
Dokumen ini, yang diterbitkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), membahas pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. Bagian pendahuluan mengulas kontras antara dampak destruktif bom atom di Hiroshima dan Nagasaki 60 tahun lalu dengan manfaat besar teknologi nuklir bagi perdamaian dan kesejahteraan manusia saat ini. Di Indonesia, teknologi nuklir telah diaplikasikan secara l…
Dokumen ini merupakan pedoman pelatihan yang disusun untuk membekali Penanggap Pertama (seperti pemadam kebakaran, polisi, dan petugas medis) serta otoritas di tingkat lokal dalam menghadapi situasi kedaruratan radiologik. Pedoman ini diterbitkan sebagai bagian dari upaya memenuhi standar keselamatan internasional (IAEA) dan konvensi terkait pertolongan kecelakaan nuklir. Tujuan utamanya ada…
Telah dilakukan suatu kajian untuk mengembangkan kebijakan pengawasan ketenaganukliran dalam menghadapi era Industri 4.0. Kajian ini sangat perlu untuk dilakukan guna menunjang kebijakan perindustrian nasional yang diharapkan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, dengan tetap menjamin aspek keselamatan, keamanan dan seifgard. Metode yang digunakan dalam kajian ini bersifat analitik,…
Dokumen berjudul "Prosedur Penyusunan Prosedur atau Instruksi Kerja" ini merupakan Prosedur Mutu yang diterbitkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dengan nomor dokumen PM/07 pada tanggal 17 November 2006 (Revisi 0). Prosedur ini ditetapkan untuk mengatur tata cara penyusunan dokumen prosedur dan instruksi kerja di lingkungan BAPETEN, dengan tujuan agar dihasilkan dokumen yang jelas, …
Lebih dari satu dasawarsa pelaksanaan Inspeksi telah dilakukan dengan semua capaiannya, sangat penting untuk segera menilai dan mengevaluasi dengan memperhatikan hasil yang telah dicapai selama ini dengan harapan ideal yang diharapkan dan yang telah dirumuskan oleh Undang-Undang Ketenaganukliran agar kita tidak menjadi jumud dan beku sehingga tertinggal dan terkalahkan oleh tantangan terkini at…
Terinspirasi oleh filosofi ketekunan Albert Einstein, rubrik "Dari Redaksi" dalam Buletin BAPETEN ini menegaskan bahwa kesuksesan sejati sebuah institusi bukan diukur dari pencapaian pribadi, melainkan dari besarnya manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. Melalui buletin ini, BAPETEN berupaya menunjukkan peran vitalnya sebagai garda terdepan pelindung bangsa dari bahaya radiasi, sekaligus membu…