Buku Saku tentang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) ini disusun oleh Kementerian Negara Riset dan Teknologi (RISTEK) pada tahun 2009 dengan tujuan memberikan pemahaman yang jelas kepada masyarakat mengenai peran, manfaat, dan tantangan pembangunan PLTN di Indonesia. Buku ini menjelaskan bahwa kebutuhan listrik nasional meningkat pesat seiring pertumbuhan penduduk dan ekonomi, sehingga dip…
Kebutuhan listrik di Indonesia semakin tinggi seiring waktu. Diperkirakan kebutuhan listrik di Indonesia dapat mencapai 390 TWh dengan jumlah pelanggan sebanyak 103,06 juta pelanggan pada tahun 2030. Di lain pihak, Indonesia telah berkomitmen terhadap isu perubahan iklim melalui Undang Nomor 16 Tahun 2016 tentang Pengesahan Paris Agreement to The United Nations Framework Convention On Climate C…
Keterlibatan pemangku kepentingan dan komunikasi merupakan salah satu hal penting di dalam pengembangan PLTN di suatu negara. Di Indonesia keterlibatan pemangku kepentingan dan komunikasi masih menjadi hal yang kurang dan perlu ditingkatkan. Untuk Mengatasi rendahnya keterlibatan pemangku kepentingan dan komunikasi dalam program pembangunan PLTN, badan pengawas dapat mempertimbangkan untuk mene…
Penggunaan lahan semakin mengkhawatirkan karena pertumbuhan populasi, pembangunan infrastruktur, dan penurunan sektor kehutanan dan pertanian, dengan sektor konstruksi energi termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) semakin menonjol. Dikarenakan hal tersebut, semakin banyak desain PLTN yang dikembangkan salah satunya adalah PLTN Apung. Di balik manfaatnya, salah satu aspek keselamatan y…
Berdasarkan studi terkini, Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bertapak Air terdiri atas PLTN Apung tepi pantai dan lepas pantai, PLTN dengan struktur berbasis gravitasi, dan PLTN bawah laut. PLTN ini telah mulai banyak diperhitungkan sehubungan dengan manfaatnya, di antaranya PLTN Apung yang memiliki kemampuan untuk mendistribusikan energi ke daerah terpencil, lepas pantai, dan aktivitas p…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) terus memperkuat kesiapan Indonesia dalam pengawasan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menyusun rekomendasi kebijakan terkait pembinaan dan pembentukan Technical Support Organization (TSO) pada tahap pralisensi desain PLTN. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendukung program na…
Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) sebagai langkah awal menuju pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Tanah Air. Kajian ini merupakan bagian penting dari upaya memastikan pembangunan berkelanjutan yang mengutamakan perlindungan lingkungan, kesejahteraan sosial, dan pertumbuhan ekonomi yang seimbang. KLHS ini dilaksanakan berda…
Indonesia semakin serius menatap masa depan energi bersih melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Menyadari tantangan besar di balik teknologi ini, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menyusun rekomendasi kebijakan penting terkait keselamatan limbah nuklir dari reaktor generasi terbaru. Dokumen ini secara khusus membahas kesiapan Indonesia dalam mengelola limbah radi…
Pemerintah melalui Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) terus memperkuat kesiapan Indonesia dalam menghadapi era pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), khususnya teknologi reaktor multi-modul yang semakin berkembang di dunia. Dalam dokumen kajian terbaru bertajuk Rekomendasi Kebijakan Keselamatan Desain PLTN Multi Modul Terhadap Bahaya Eksternal, Bapeten menyoroti pentingnya …
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) telah merilis rekomendasi teknis terbaru mengenai keselamatan desain Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Multi Modul dengan aspek konstruksi. Dokumen ini menyoroti pentingnya penerapan teknologi modular dalam pembangunan PLTN guna meningkatkan efisiensi dan keselamatan. Dalam laporan tersebut, BAPETEN menjelaskan bahwa pengembangan PLTN dengan konse…