Pengawas Radiasi: Garda Terdepan Perlindungan Publik dari Bahaya Radiasi Dalam Rapat Koordinasi Jabatan Fungsional Pengawas Radiasi yang digelar di Jakarta pada 26 November 2016, Hendriyanto Hadi Tjahyono menegaskan pentingnya peran Pejabat Fungsional Pengawas Radiasi (WasRad) sebagai ujung tombak dalam menjaga keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan dari potensi bahaya radiasi. …
Perpustakaan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) adalah perpustakaan khusus dibidang pengawasan nuklir yang ada di Indonesia. Sejak berdiri pada 2010 hingga sekarang, Perpustakaan BAPETAN telah berusaha melakukan program kerja yang mendukung pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana program kerja Perpustakaan BAPETEN den…
Perpustakaan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) berdiri sejak tahun 2000. Ini berarti sudah berjalan dalam kurun waktu 17 tahun. Dari mulai awal berdiri hingga sekarang, Perpustakaan BAPETEN terus melakukan upaya manajemen perpustakaan yang lebih baik. Di usia yang cukup lama tersebut, seharusnya Perpustakaan BAPETEN mengalami perkembangan yang lebih pesat, baik dalam hal pengelolaan maupun…
Penelitian terbaru dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) mengungkap potensi bahaya radiasi dari upaya pemanfaatan terak timah (tin slag 2) sebagai campuran bahan bangunan. Studi yang dilakukan oleh Hermawan Puji Yuwana dari Direktorat Pengembangan Peraturan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif BAPETEN ini menunjukkan bahwa penggunaan terak timah sebagai agregat halus dalam campuran mortar…
Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir) menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keselamatan kerja di lingkungan laboratorium yang menggunakan sumber radiasi pengion. Melalui penelitian bertajuk “Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Radiasi di Laboratorium Non-Destructive Testing (NDT)”, institusi ini berhasil membuktikan bahwa seluruh komponen Sistem Manajemen Keselamatan…
Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Jurnal Pengawasan Tenaga Nuklir Volume 4, Nomor 2, Desember 2024, mengungkapkan pengembangan metode inovatif untuk mendeteksi kontaminasi radiasi 131I di organ tiroid staf kedokteran nuklir. Penelitian ini memperkenalkan teknik kalibrasi surveimeter menggunakan fantom antropomorfik tiroid berbasis 3D printing, sebuah terobosan untuk mempercepat dan meni…
Dalam dunia kedokteran nuklir, pekerja radiasi menghadapi risiko paparan radiasi yang signifikan, terutama dalam prosedur dengan radiofarmaka seperti 18F-FDG dan 18F-PSMA. Penelitian yang diterbitkan di Jurnal Pengawasan Tenaga Nuklir Volume 4, Nomor 2, Desember 2024, mengungkapkan pentingnya proteksi radiasi melalui pemantauan dosis ekstremitas pekerja untuk memastikan keselamatan mereka. P…
Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Jurnal Pengawasan Tenaga Nuklir Volume 4, Nomor 2, Desember 2024, menyajikan temuan menarik tentang pengaruh variasi pitch pada protokol CT Abdomen rutin. Studi yang dilakukan di RSUD Koja, Jakarta Utara ini mengevaluasi hubungan antara nilai noise citra dan Computed Tomography Dose Index (CTDI) menggunakan delapan variasi pitch mulai dari 0,40 hingg…
Kajian terbaru dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) mengungkapkan tingginya potensi paparan radiasi tak perlu (unnecessary exposure) pada pemeriksaan radiologi diagnostik di Indonesia. Berdasarkan data selama periode 2021-2023, ditemukan bahwa potensi paparan tak perlu pada pemeriksaan CT-Scan mencapai 37,90%, terutama pada CT Chest dengan media kontras. Sementara itu, pada radiografi um…
Pemerintah melalui Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) sedang mempersiapkan langkah besar dalam merevisi Peraturan BAPETEN Nomor 3 Tahun 2021. Revisi ini bertujuan untuk mengintegrasikan pengaturan entitas nonpelaku usaha dalam penggunaan tenaga nuklir. Perubahan ini menjadi langkah penting untuk menjembatani kesenjangan hukum yang selama ini hanya mengatur pelaku usaha. Kajian terbaru me…