Dokumen ini merupakan panduan Pelatihan Respons Internasional (International Response Training - IRT) Modul 1.0 bertajuk "Mendefinisikan Ancaman", yang diterbitkan oleh Office of Radiological Security (ORS) di bawah naungan National Nuclear Security Administration (NNSA). Modul ini dirancang khusus untuk personel penanggap pertama (first responders), staf fasilitas, dan regulator guna memberika…
Laporan Kegiatan Direktorat Inspeksi Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DIFRZR) Tahun Anggaran 2006 ini memaparkan pelaksanaan fungsi pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir pada fasilitas kesehatan, industri, dan penelitian. Kegiatan pengawasan dilaksanakan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) sebagai implementasi amanat Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran serta p…
Seiring dengan meningkatnya pemanfaatan radiasi pengion di bidang medik, khususnya dalam prosedur radiologi diagnostik dan intervensional, potensi risiko paparan radiasi berlebih terhadap pasien juga semakin besar. Untuk meminimalkan risiko tersebut, penerapan prinsip optimisasi proteksi dan keselamatan radiasi menjadi sangat penting, salah satunya melalui penetapan tingkat panduan paparan medi…
Peningkatan pemanfaatan pesawat sinar-X dalam radiologi diagnostik dan intervensional menuntut penguatan aspek proteksi dan keselamatan radiasi pasien. Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2007 dan Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 9 Tahun 2011 mewajibkan penerapan Tingkat Panduan Paparan Medik (TPPM) serta pelaksanaan uji kesesuaian pesawat sinar-X sebagai upaya optimalisasi proteksi pasien. Artik…
Kecelakaan di PLTN Fukushima Daiichi pada 11 Maret 2011 bukan sekadar krisis teknologi, melainkan krisis kepercayaan publik. Dalam konteks itulah pemerintah Jepang menerbitkan BOOKLET to Provide Basic Information Regarding Health Effects of Radiation: Vol. 2 – Accident at TEPCO’s Fukushima Daiichi NPS and Thereafter (Initiatives by Ministries and Agencies). Buku ini menjadi dokumen resmi ya…
Dokumen ini menyajikan laporan mendalam mengenai upaya Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dalam mentransformasi standar layanan publik mereka melalui survei kepuasan pelanggan yang komprehensif. Sebagai lembaga non-profit yang memikul tanggung jawab krusial dalam pengawasan tenaga nuklir di Indonesia, BAPETEN berupaya menjawab tantangan globalisasi dengan memperkuat etos kerja profesional, …
Dokumen ini membahas pentingnya pengelolaan sumber radioaktif secara aman untuk mencegah kecelakaan yang berpotensi menimbulkan dampak fatal, baik bagi manusia, lingkungan, maupun perekonomian. Latar belakangnya berangkat dari berbagai kasus kecelakaan radiasi, termasuk tragedi Goiânia 1985 dan peristiwa 11 September 2001, yang menegaskan urgensi aspek keamanan dalam pemanfaatan teknologi nukl…
Buku modul pelatihan ini disusun oleh BAPETEN sebagai panduan strategis dalam memahami dan menerapkan aspek keamanan sumber radioaktif. Berangkat dari pengalaman kecelakaan radiasi di berbagai negara termasuk insiden tragis di Goiânia, Brasil (1985) dan peristiwa 11 September 2001 materi ini menekankan pentingnya sistem keamanan yang ketat dalam pengelolaan, penggunaan, hingga penyimpanan sumb…
Dokumen ini merupakan laporan kajian teknis dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) yang membahas dilema implementasi standar spesifikasi pesawat sinar-X pasca diberlakukannya Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 8 Tahun 2011. Fokus utama kajian ini adalah mengevaluasi penggunaan pesawat sinar-X dengan kuat arus rendah (di bawah 50 mA) yang secara regulasi seharusnya dilarang untuk pemeriksaan ru…
Dokumen ini merupakan bagian dari buku instruktur untuk pelatihan petugas garis depan (Front Line Officer / FLO) yang diselenggarakan oleh IAEA pada September 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petugas garis depan dalam mendeteksi nuklir dan bahan radioaktif lainnya yang berada di luar pengendalian regulasi (out of regulatory control). Materi…