Kecelakaan di PLTN Fukushima Daiichi pada 11 Maret 2011 bukan sekadar krisis teknologi, melainkan krisis kepercayaan publik. Dalam konteks itulah pemerintah Jepang menerbitkan BOOKLET to Provide Basic Information Regarding Health Effects of Radiation: Vol. 2 – Accident at TEPCO’s Fukushima Daiichi NPS and Thereafter (Initiatives by Ministries and Agencies). Buku ini menjadi dokumen resmi ya…
Pembangunan dan pengoperasian pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia merupakan inisiatif strategis nasional dalam rangka pemenuhan kebutuhan energi yang berkelanjutan, diversifikasi bauran energi, serta pengurangan emisi gas rumah kaca. Namun, proyek berskala besar dan berteknologi tinggi seperti PLTN ini memiliki potensi dampak lingkungan dan sosial yang signifikan dan kompleks, …
Dokumen ini merupakan laporan kegiatan pengkajian untuk menyusun standar keselamatan tapak Pusat Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap persyaratan perizinan, khususnya Izin Tapak, yang diatur dalam Keputusan Kepala BAPETEN No. 06 Tahun 1999. Tujuannya adalah merumuskan petunjuk kerja dan kriteria evaluasi keselamatan suatu lokasi calon tap…
Dokumen ini membahas pengkajian standar keselamatan tapak sebagai salah satu tahapan penting dalam proses perizinan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia. Kajian ini dilatarbelakangi oleh ketentuan peraturan perundangan yang mewajibkan adanya evaluasi menyeluruh terhadap kondisi tapak sebelum izin tapak diterbitkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN). Tujuan u…
Dokumen ini menyajikan kajian keselamatan teras reaktor terkait rencana konversi bahan bakar Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS) dari bahan bakar uranium oksida (U₃O₈-Al) menjadi uranium silisida (U₃Si₂-Al) dengan kerapatan uranium yang sama. RSG-GAS merupakan reaktor riset tipe Material Testing Reactor (MTR) yang dioperasikan menggunakan bahan bakar uranium pengkayaan rendah (L…
Dokumen ini membahas peran Probabilistic Safety Assessment atau Probabilistic Risk Assessment (PSA/PRA) dalam pengawasan pembangunan dan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Keselamatan nuklir diposisikan sebagai prioritas utama untuk melindungi pekerja, masyarakat, lingkungan, serta investasi dari potensi bahaya radiasi dan kecelakaan nuklir. Melalui pendekatan keselamatan de…
Indonesia berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sebagai bagian dari transisi menuju energi bersih dan rendah emisi karbon. Namun, perubahan iklim membawa tantangan baru yang tidak bisa diabaikan, terutama terkait keselamatan dan ketahanan PLTN dalam jangka panjang. Sebuah kajian terbaru yang dimuat dalam Jurnal Pengawasan Tenaga Nuklir (JUPETEN) menyoroti bahwa kondisi …
Penggunaan lahan semakin mengkhawatirkan karena pertumbuhan populasi, pembangunan infrastruktur, dan penurunan sektor kehutanan dan pertanian, dengan sektor konstruksi energi termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) semakin menonjol. Dikarenakan hal tersebut, semakin banyak desain PLTN yang dikembangkan salah satunya adalah PLTN Apung. Di balik manfaatnya, salah satu aspek keselamatan y…
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) meluncurkan program Akselerasi Pelayanan Perizinan Pembangunan dan Pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sebagai terobosan untuk mempercepat proses evaluasi izin yang selama ini dinilai memakan waktu lama. Selama bertahun-tahun, proses perizinan PLTN di Indonesia menghadapi tantangan besar akibat sistem evaluasi manual, koordinasi antar …
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) menggelar paparan penting dalam penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Kegiatan ini menyoroti kondisi ekologis Kalbar, isu strategis lingkungan, serta arah kebijakan pembangunan berkelanjutan menuju 2045. Paparan tersebut m…